Seperti kebiasaan-kebiasaanku sebelumnya, aku selalu menjadikan Desember sebagai momentum untuk kembali berrefleksi selama setahun ke belakang dalam bentuk tulisan. Aku merasa aktivitas ini sangat bermanfaat minimal untuk mengingatkan kepada diriku sendiri tentang umur yang terus bertambah, waktu dan masa yang semakin berkurang, serta target dan pencapaian yang mungkin perlu untuk diperiksa ulang.
Hmmm... hari ke
empat.. kalau kemarin rasany aktivitas padat banget, kayaknya hari ke 4 ini
kebalikannya. Overall hanya ada satu agenda hari ini, yaitu rembuk warga, kayak
semacam musyawarah bareng warga itu deh... tujuannya untuk menggali informasi
tentang potensi dan permasalahan yang ada di masyarakat, yang nantinya dari
data yang sudah diperoleh akan diterjemahkan dalam bentuk-bentuk kegiatan oleh
kelompok KKN.
Hari ke dua KKN ini
barangkali adalah hari pertama gue dan kawan-kawan mulai bersentuhan
langsung dengan masyarakat.
Sejak hijrah ke
Bandung, dan secara langsung bersentuhan dengan masyarakat Sunda,
salah satu hal yang paling gue rasakan adalah masyarakatnya yang
ramah dan bersahaja. Atau dalam bahasa sunda disebut dengan istilah
someah dan ya, gue kembali mendapatkan suasana itu di sini..
Well, syukur Alhamdulillah, kali ini masa-masa kuliah telah membawaku dalam masa KKN, Kuliah Kerja Nyata, katanya, tapi insyaallah akan beneran kerja nyata kok, hehe..
Gue KKN di desa Warnasari,
Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Ini salah satu daerah paling jauh
dari kampus, dan gue pilih ini sebagai tempat ajang pelarian dari segala hiruk
pikuk di Kota Paris van Java. Wkwkwk...


